Posted by: Ratna | May 2, 2008

PENDIDIKAN INDONESIA ???

Setiap tanggal 2 Mei kita memperingati HarDikNas(Hari Pendidikan Nasional), dan setiap tanggal itu pula instansi pendidikan di Indonesia mengadakan upacara untuk memperingatinya. Mengapa harus 2 Mei? karena 2 Mei merupakan hari kelahiran Bapak pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara.

Saya setuju – setuju saja hari tersebut diperingati, asalkan dibarengi dengan peningkatan sistem pendidikannya. Dan saya rasa tidak ada permintaan dari seorang Ki Hajar Dewantara agar tanggal kelahirannya diperingati oleh seluruh warga negara Indonesia, beliau hanya ingin pendidikan di Indonesia lebih baik lagi dari tahun ke tahun, apalagi sesudah Indonesia merdeka.

Selama ini sistem pendidikan Indonesia memang banyak mengalami perubahan, mulai dari kurikulum jaman dulu sampai kurikulum berbasis kompetensi dan sekarang berubah lagi menjadi kurikulum KTSP (Tingkat Satuan Pendidikan). Dengan kurikulum yang sering mengalami perubahan hampir tiap tahunnya, apakah membuat pendidikan di Indonesia makin baik, sama saja, atau bahkan lebih buruk dari sebelumnya?


Responses

  1. BAZAAR BUKU PLN – MAPPAMACCA PEDULI SISWA

    Hari sabtu dan minggu, 2 -3 Agustus 2008, ada acara Bursa buku murah di halaman PLN Cabang Parepare. kerja sama PLN dengan Mappamacca dan beberapa penerbit buku antara lain ; Tiga serangkai, Intan Pariwara, Yudistira, Toko Buku dan Alat tulis di Parepare serta beberapa lembaga pendidikan. Buku yang dijual akan mendapatkan diskon 30% (diskon habis dari penerbit).
    Latar belakang dari kegiatan ini adalah sebagai bentuk keprihatinan atas mahalnya harga buku yang tidak semua siswa/ortu dapat menjangkaunya, sekaligus langkah nyata dari PLN cs utnuk turut membantu memajukan dunia pendidikan melalui momentum HUT RI ke 63.
    Bursa buku berlangsung 2 hari dari pagi sampai malam hari, dan pada malam hari juga diputarkan film Hemat Energi, kuis Hemat Energi dengan hadiah berupa kaos he,mat energi, , Kompor Gas, Lumbung Beras, dan tentu saja LHE.
    Acara tersubut dilengkapi juga dengan lomba membaca cepat untuk tingkat SD, lomba baca puisi untuk tingkat SMP, diskusi pendidikan yang berlangsung di Aula PLN serta Pundi Buku Amal yang hasil dari sumbangan tersebut akan dibagikan pada 13 Taman Baca Masyarakat (TBM) yang ada di Parepare.
    Kegiatan ini juga diharapkan dapat mendorong tumbuhnya minat baca di masyarakat dan pelajar mengingat daya beli masyarakat yang rendah serta terbatasnya literatur di masing2 TBM.
    Acara diawali dengan pembukaan Bazar oleh Ketua Panitia Umar S.Pd, M.Pd dari Mappamacca dilanjutkan dengan Pengantar dari Pembina Mappamacca yaitu Prof. Dr. H. M. Siri Dangnga, MS, Apresiasi Pemerhati Pendidikan oleh Agus Kuswardoyo serta Sambutan Kepala Dinas Pendidikan, sekaligus membuka Bazar Buku Drs. Mustafa Mappangara.
    Dalam kesempatan tersebut, Agus Kuswardoyo menyampaikan kegusarannya ketika industri hiburan telah mampu menggeser minat baca para siswa dan masyarakat dan justru apresiasi media terhadap prestasi siswa pendidikan kalah gempita dengan pemilihan idola-idola yang bersifat instan. Agus berharap bahwa sistem pendidikan harus mampu menghasilkan manusia yang tidak saja cerdas, namun juga berbudaya.
    Dalam sambutannya, Kepala Dinas Pendidikan Parepare memberikan apresisasi positip terhadap kegiatan yang dilaksanakan oleh PLN dan Mappamacca dan berharap perubahan kualitas pendidikan yang dimulai dari sistem pendidikan, kompetensi guru dan lain-lain akan terus bergulir secara berkesinambungan.
    Antusiasme pelajar dan masyarakat tampak di sepanjang berlangsungnya burza buku. Stand PLN yang memutar film Kak Billi, keluarga Boris, Profil Pelayanan PLN dan adanya kuisioner Hemat Energi yang memberikan hadiah menarik mampu menyedot para pengunjung. Dengan acara ini diharapkan pula sosialisasi hemat energi lebih cepat dan meluas di masyarakat dan pelajar.

    Puisi ;
    dibacakan dalam pengantar pembuka acara :
    DAHAGA BUKU
    (Agus Kuswardoyo, 2 Agustus 2008)

    Berkata rakyat :
    Kami perlu buku untuk anakku
    Anakku kapas putih
    Anakku mutiara
    Anakku citacita
    Anakku nasib bangsa
    Anakku martabat bangsa

    Buku…buku…buku….. buku…buku….. buku…buku…..
    Buku…buku…buku….. buku…buku….. buku…buku…..
    Buku…buku…buku….. buku…buku….. buku…buku…..
    Buku…buku…buku….. buku…buku….. buku…buku…..

    Tok otok otok otok otok………..
    Buk ku……………………..sumber ilmu
    Buk ku……………………..pintar dan bijaklah anakku
    Buk ku……………………..berbudayalah anakku
    Buk ku……………………..sejahteralah rakyat
    Buk ku……………………..menyingkirlah melarat…
    Buk ku…………………… .melahirkan generasi baru
    Buk ku……

    Bukuku mahal
    Bukuku barang mewah
    Bukuku tak terpikirkan bersubsidi
    Bukuku dalam etalase kaca.
    Berjajar rapi
    Dingin
    Wangi
    Dan tak terbeli

    Berkata anakku :
    Bapa……………….
    Aku
    Dahaga
    Buku

  2. pendidikan indonesia???
    postingan bagus! Mohon izin bisa minta fotonya buat di blog saya? Makasih😀


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: