Posted by: Ratna | June 27, 2008

SEPERTI UJIAN CUNIN SAJA

26 Juni 2008

11.45, saya berjalan dari MNI (Mushola Nurul Ilmi) menuju gedung Graha Sainta ruang GS 1.12. Di ruangan itulah saya akan menghadapi UAS mata kuliah Manajemen Jaringan. Di tengah  perjalanan, saya bertemu dengan Pak Kasyful (dosen mata kuliah Manajemen Jaringan), saya menyapa beliau dan beliaupun membalas sapaan saya dengan senyum kecil. Ketika melihat beliau tersenyum, langsung terbayang soal seperti apa ya yang akan saya hadapi pada pukul 12.00 nanti.

11.55, saya memasuki ruang GS 1.12 dengan mantap (meskipun persiapan saya bisa dikatakan masih jauh dari cukup) sambil menyapa beberapa teman yang sudah datang terlebih dahulu. Mereka sedang mengulang beberapa materi yang pernah diberikan dalam perkuliahan. Saya duduk di baris ke-3 tepat pada bangku ke-4 dari kiri. Saya duduk di depan pipit dan fifin .

12.00, petugas ujian datang dan langsung mengatur posisi duduk kami. Melihat ruangan yang longgar saya berpikir ” Jangan-jangan banyak yang memutuskan untuk tidak mengikuti ujian kali ini karena sudah merasa puas dengan nilai yang diperoleh.” Memang sih ujian kali ini bisa dikatakan ujian perbaikan atas akumulasi nilai tugas, UTS, dan pra UAS . Meskipun saya mendapatkan nilai B, tetapi saya tetap memutuskan untuk ikut ujian, siapa tahu bisa jadi A.

12.05, teman-teman yang lain mulai berdatangan, lembar kuisioner penilaian atas kinerja dosen selama satu semester mulai dibagikan. Kami mulai mengisinya, kalau saya sih menilainya sesuai kenyataan saja.

12.10, lembar kuisioner dikumpulkan (lebih tepatnya ditarik oleh petugas), lembar jawaban dibagikan. Menyusul kemudian lembar soal. Soal dibagikan dari barisan sebelah kanan dulu, ketika soal sudah ada di tangan, banyak saya dengar keluhan, nafas panjang dan lain sebagainya yang pada intinya sama saja.

12.11, lembar soal sampai di tangan saya. Soal yang saya hadapi hanya ada 2 nomor, soal pertama mengenai struktur dasar PDU SNMP, dan yang ke-2 mengenai rancangan kita dalam melakukan manajemen terhadap suatu jaringan. Hanya 2 nomor memang, tetapi membutuhkan pemikiran dan konsep yang matang untuk bisa mengerjakannya. Dan satu lagi, yaitu KEBERANIAN.

12.15, satu per satu teman saya memutuskan untuk mundur dari ‘pertandingan ini’, dengan bekal yang saya miliki saya tetap melanjutkan perjuangan saya. Ketika teman-teman saya mulai berguguran satu demi satu, saya senyum-senyum saja karena saya teringat akan salah satu adegan di film kartun Naruto yaitu pada saat diselenggarakannya ujian Cunin pada tahap ujian tulis dimana satu persatu pesertanya memutuskan untuk mengundurkan diri. Benar – benar mirip.

+/-12.30, Pak Kasyful memberikan semangat kepada kami yang masih bertahan. Pak Syahroni (petugas) juga ikut memberikan semangat meskipun dengan alasan berbeda yaitu semangat biar kami cepat selesai dan tugas beliaupun segera tuntas. Kami sih hanya tersenyum saja, meskipun lebih ke arah ‘senyum kecut’.

12.55, saya mengumpulkan lembar jawaban dan saya keluar dengan senyum puas meskipun saya tidak yakin atas kebenaran jawaban saya. Saya menghampiri teman-teman yang terlebih dahulu menyelesaikan ujian. Benar-benar luar biasa pengalaman saya kali ini. Satu prinsip saya: Tidak akan Menyerah sebelum Mencoba. Tetep SEMANGAT RATNA, karena KAMU PASTI BISA! (itulah salah satu kata penyemangat saya)


Responses

  1. Yah Ratna, bener-bener kayak ujian Cunin. Cukup menegangkan sekaligus menyedihkan sekaligus bikin ketawa juga kalo inget. Duh dengan berbekal materi yang kurang tapi KEBERANIAN yang cukup, kita terima juga “tantangan” itu. Setidaknya kita bisa berbangga diri karena kita tidak lari dari kenyataan dan kita berani mengambil “tantangan” tersebut apapun resikonya. You go Galz !!!!

  2. ya klau, itu mah noki sering ngelakuin. klau noki punya kemampuan dapat membaca pikiran orang yg beradius 1 meter. jadi jawaban noki bisa sama dengan teman

  3. sayang saya kurang berani…. kalo nomer 1 sudah pasti ga bisa say kan parah banget kalo urusan hafalan… kalo no 2 ngerasa bisa kerjain tapi ga yakin akhirnya saya ngelirik kang Data dan dia menjawab dengan senyum simpul lalu kita berdua bilang “keluar aja yuk… ” ayo… (soalnya lagi semangat2nya ngerjain situs hehehe ) pas keluar diskusi sama Om Kaspul ternyata apa yang ada di otak saya benar….hiks ternyata hanya masalah keberanian tapi itu pilihan yang saya ambil dan lanjut dah acara bikin situsnya😀

  4. wktu itu sampai dgn masa ujian menjar slese, ku mikir UAS menjar itu.yang ada di pkiranku “apa nilai dari USAHA akan mampu menambah penilaian menjar?”
    cz waktu itu ku jg ngrasa ku lari dari kewajiban yang seharusnya ku lakuin.. ^_^

    pdhl ku brgkt dg semangat membara ku mempersiapkan ujian dg usaha semaksimal mgkn, dan dg kepastian 100 % mengikuti UAS (dg syarat, nilai yg diambil yg terbaik).krn sbnrnya ku udh megang nilai yg alhamdulillah memuaskan..
    waktu itu d pintu kelas ada pak kasyful, ku tanya
    “pak, nilai yang diambil yg terbaik kan?”
    jwb: kmu dh dpt apa?
    -aku menjawab-
    pak kasyful: ywdh.tanda tgan aj.g usah ikt ujian..

    awalnya ku mw liat soal dlu dan berniat te2p mengikuti ujian.
    tp stelah membaca soalnya,,
    fufffhh..
    ya. i step out..

  5. Hmmm… tidak selamanya mundur itu berarti kalah atau menyerah.
    Adakalanya mundur adalah stategi untuk meraih kemenangan…

    Pembelaan diri dari seorang yang mundur saat ujian menjar…😀

  6. Assalamualaikum…
    whezz…
    makaci commentnya kak! shara kan ttEp kekeuh!

    kak ratna emang KEREN yah!!!

    oh ya…suka naruto ya kak?
    sama dunk.

    umm…ada yang salah tulis nih kak…

    yang bNEr ‘chunnin’
    bukan ‘cunnin’ kak…

    hehehe…inilah saya, si observator ‘Huruf Apa Saja Yang Menurut Saya Salah Tulis Dengan Dasar-dasar Yang Kurang Jelas’

    wassalam!

  7. menurut saya: keputusan untuk mundur saat UAS manajemen jaringan bukanlah sebuah strategi dengan melihat aturan yang sudah disepakati, yaitu diambil nilai terbaik. Jadi ikut ujian maupun tidak sebenarnya tidak akan membuat buruk nilai sebelumnya bahkan ikut ujian bisa untuk memperbaikinya.
    Terima kasih atas semua komentarnya.
    Sering – sering kunjungi Blog saya akan selalu ada sesuatu yang baru.
    Maturnuwun ….


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: