Posted by: Ratna | July 22, 2008

= BOHONG

Semenjak saya bisa mengendarai motor dan mendapatkan SIM, kemanapun saya pergi selalu ditemani oleh motor kesayangan saya (Supra X warna hitam dengan motif warna hijau). Hampir tiap hari saya ditemani oleh si-SX (panggilan bagi motor saya).

Seperti pagi itu ( entah tepatnya hari apa dan tanggal berapa –saya lupa), saya bersama si-SX melaju menuju kampus UB (Universitas Brawijaya). Di tengah perjalanan (tepatnya di depan kampus Universitas Negeri Malang jalan Gombong) saya beriringan dengan truk pengangkut sampah. Meskipun hidung dan mulut saya sudah tertutup slayer, bau ‘enak’ yang ditimbulkan truk sampah dengan bandelnya menerobos masuk ke lubang hidung saya. Bukan itu saja, bak terbuka (sebenarnya ada tutupnya, mungkin karena terlalu penuh jadi tutupnya terbuka) yang berisi penuh sampah itu memuntahkan sedikit demi sedikit sampah yang diangkutnya, mungkin karena isinya terlalu penuh ( bisa dibayangkan jika kita makannya terlalu banyak, bisa muntah juga kan? ). Ditambah lagi angin pagi itu lumayan kencang.

Saya heran, truk sampah yang seharusnya mengangkut sampah – sampah dari jalan, rumah, dsb ke TPA (bukan Taman Pendidikan Al Qur’an tapi Tempat Pembuangan Akhir) malah menyebarkan sampah – sampah yang diangkutnya di sepanjang jalan yang dialuinya. Kalau hal tersebut tidak segera dirapikan, maka keberadaan truk pengangkut sampah yang notabene sebagai salah satu sarana pembersihan sampah dari kota Malang sia-sia saja atau =Bohong (pengen bersih malah kotor lagi, kotor lagi). Hhhhhhh


Responses

  1. ass…
    memang perlu dibenahi pengertian menjaga kebersihan di negara kita tercinta ini…
    entah apa mental warga negara yang tidak menganggap penting masalah sampah..ato memang kinerja tukang sampah yang kurang optimal dan asal2an??
    Kadang miris juga melihat hal semacam itu..bener kalo =Bohong…^_^

  2. aslkm..alangkah lebih baik kalo ad seseorang pengendara yang memberitahukan ke supir /petugas kebersihan tersebut kalo ada sampah yang berjatuhan dengan cara “memberhentikan” atau menyapa dari kendaraan..tapi klo tanggapan dari supir itu “negatif” alias tidak peduli,baru bisa dikatakan =bohong🙂


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: