Posted by: Ratna | October 6, 2008

MENANTANG MAUT

Kehidupan saya hampir sebagian besar saya habiskan di jalan dengan mengendarai motor. Saya perhatikan semakin lama kendaraan bermotor semakin banyak saja, terutama motor. Mulai motor matic, bebek, sampai motor gede memenuhi jalanan di Malang. Semakin banyak kendaraan bermotor, tingkah polah pengendaranya pun semakin aneh – aneh saja, bahkan mereka dengan ‘beraninya’ menantang maut. Berikut tingkah polah mereka yang terkadang membuat saya bergidik ngeri campur sebel juga:

  1. Cenglu (alias Gonceng telu ) yaitu satu motor diisi tiga orang, orangnya besar – besar lagi plus gak pake’ helm
  2. >60 km/jam yaitu banyak pengendara yang menggeber kendaraannya dengan kecepatan tinggi padahal jalanan sangat ramai plus selip kanan kiri.
  3. Serobot lampu merah, semakin banyak kendaraan sepertinya mempengaruhi tingkat kesabaran karena semakin banyak orang yang ingin segera sampai di tempat tujuan dengan segala cara termasuk menerobos lampu merah ( banyak terjadi di perempatan-perempatan kota Malang, terutama kota Rampal sampai bikin gregetan)
  4. Kecil-kecil sok keren, banyak anak kecil (usia SD-SMP) yang sudah berani mengendarai motor melewati jalan raya.
  5. Ngobrol di jalanan, banyak pengendara yang ngobrol dengan teman seperjalanan (pengendara lain) tanpa menyadari ada pengguna jalan lain di sekelilingnya.
  6. Pamer HP di jalanan, dengan semakin terjangkaunya harga telepon seluler semakin sering pula saya temui pengendara yang dengan enaknya mengangkat HP dan berbincang tanpa menghentikan laju kendaraan bahkan ada yang SMS-an. ( semakin parah saja)
  7. dan masih banyak lagi

Melihat perilaku pengguna jalan yang semakin mengerikan, maka tidak mengherankan jika tingkat kecelakaan di jalan raya semakin tinggi saja.


Responses

  1. 1. Sekarang ada yang lebih “ngetrend”, Cengpat (alias Gonceng Papat)
    2. Kalo dia sendiri yang jauh sie Ane gak ngurus, tapi yg sering terjadi itu malah dia selamat orang lain yang celaka!
    3. (lapangan Rampal, bukan kota Rampal). Kalo di Rampat tu yang patuh ama lampu lalin malah kayak orang yang salah, diklakson terus oleh kendaraan di belakang padahal lampu masih merah!
    4. Kalo nabrak nangisnya juga “keren” (baca: keras bener)
    5. uda gitu ngobrolnya sambil nyejajarin kendaraan sampai menghabiskan badan jalan! bagoos…
    6. Mungkin mereka akan taubat setelah HPnya dijambret orang ketika lagi asyik telpon / sms-an di jalan
    7. semoga saja kita bukan termasuk salah satu penyumbang kekacauan lalu lintas tersebut🙂

  2. to Data: maaf ada kesalahan penulisan, maksudnya perempatan rampal, kota Malang.

  3. kita kasi aplause buat teman sekelas kita…
    yaitu danu budi wisudana…🙂

  4. to ifanez: aplause atas apa nih ?

  5. to ratna : alna tmn qt itu memberi contoh BikeToWork shg DAPAT Mencegah tingkah pola yang ratna sebutin,otomatis…kn pk sepeda gtu lho..🙂

  6. to ifanez :
    Sebenarnya masalah bukan pada kendaraannya, tapi pada cara pengemudi berkendara.
    Walapun naik sepeda pancal tapi kalo kelakukan berkendaranya berbahaya ya sama saja.
    Coba baca ini de http://danoe.web44.net/?p=72 .
    Jadi apapun kendaraannya harus tetap Safety Riding🙂

    Btw paling tidak kalau naik sepeda pancal bisa mengurangi polusi udara😀

  7. utk data : yup justru itu data, kan teman qt yg satu itu dah menerapkan apa yg ada di http://danoe.web44.net/?p=72
    setidaknya dah bisa dibilang sbg pengendara yang baik..fokus pmbcaraanq diatas kan tmn qt itu(maaf dan kami membahas ente hehe)..so qt beri appaluse ke teman qt it🙂
    (thanks to ratna yg “menyediakan tempat” ini)

  8. @ifanez
    ohhh ini ta maksudmu fan baru mudeng aku hehehe

    aneh juga hehehe koq malah saya yang dibahas. Sebenarnya saya pribadi dalam melakukan apapun mesti mendahulukan faktor Safety First dan saya kepingin teman2 melakukan hal yang sama…

    kalo tulisan saya itu bisa bermanfaat dan bisa “Meracuni” teman2 biar bersepeda saya sangat tersanjung hehehe

    thanx mbak Ratna buat “tempat” nya🙂

  9. H-loooo mbak. Just say hello

  10. Adekx kak Danu (si tersangka)

    • Adiknya danu ya? salam kenal …


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Categories

%d bloggers like this: